Kesalahan Perencanaan Dana Pendidikan Anak

Kesalahan Perencanaan Dana Pendidikan Anak
Kesalahan Perencanaan Dana Pendidikan Anak

Mas hariono – Bicara tentang menyiapkan pengajaran anak, karena itu tentunya kita akan berencana dan kumpulkan dana pengajaran anak lebih dulu.

Hal itu sangat penting karena kita jadi orang tua harusnya bertanggungjawab atas masa datang anak kita. Pengajaran sebagai hak anak-anak yang harus dipenuhi dengan orangtua mana saja.

Oleh karena itu, seringkali bila beberapa orangtua mulai menyiapkannya sejak awal kali, bahkan juga telah berpikiran mengirimi anak untuk bersekolah di beberapa sekolah terbaik semenjak sang anak masih bayi.

Tetapi, cukup banyak yang kehilangan rasa optimis sampai tidak berani mimpi terlampau tinggi, menyekolahkan anaknya ke luar negeri misalkan.

Walau sebenarnya dapat kok, tentunya bila dana pengajaran dipersiapkan dengan matang sejak awal kali. So, dalam menyiapkan ongkos pengajaran ini, ada beberapa langkah yang dapat kamu coba untuk kerjakan.

Selainnya pikirkan triknya, tentunya kamu perlu waspada dalam menyiapkannya juga. Kenapa? Ya, karena pengajaran anak yang menjadi taruhannya.

Jika keliru dalam berencana, bisa saja anak jadi tidak berhasil sekolah di lokasi yang terbaik. Maka ada banyak hal yang perlu menjadi perhatian kamu.

Satu diantaranya ialah beberapa kekeliruan yang perlu dijauhi. Umumnya ini ialah kekeliruan yang banyak terjadi ke orang lain.

Kamu dapat belajar pada mereka, hingga kamu tidak perlu lakukan kekeliruan yang
serupa. Ini dia 6 kesalahan dalam mempersiapkan Dana pengajaran anak yang perlu dijauhi!

Tidak Membuat Perencanaan Dana Pendidikan Anak

Kesalahan yang harus kamu jauhi pertama yakni tidak membuat rencana keuangan. Walau sebenarnya, tanpa rencana keuangan yang detil dan mendalam, rasanya akan susah untuk kita untuk dapat mengelola keuangan secara baik.

Baca Juga:  Menulis Contoh Invoice Pembayaran yang Cepat

Mengakibatkan, peruntukan dana pengajaran bisa jadi tersabotase, dan pada akhirnya dapat ditebaik, kita akan kesusahan untuk membuat dana pengajaran anak.

Terlambat Melakukan Perencanaan Dana Pendidikan Anak

Kenapa ini jadi kekeliruan? Karena jika telat, bisa saja horizon waktumu jadi sempit untuk menyiapkan dana pengajaran.

Kamu ketahui kan, jika dalam investasi ada dua hal besar yang perlu jadi factor penentunya: arah dan horizon waktu.

Bila telat untuk mengawali investasi—dengan arah apa pun—maka horizon waktu memendek, yang memiliki arti waktu untuk melakukan investasi makin pendek, hingga beban investasi akan makin besar.

Tidak Memperhitungkan Inflasi Perencanaan Dana Pendisikan anak

Nah, ini dia nih. Jangan sampai lupa, bahwa kamu haru smemperhitungkan inflasi. Akibatnya karena inflasi, karena itu terjadi peningkatan ongkos pengajaran anak dari 10% sampai 20% /tahun.

Bila kamu tidak mempertimbangkan inflasi, karena itu dana pengajaran
yang telah kamu mengumpulkan bisa saja tidak bisa mem-backup semua ongkos pengajaran anak.

Jumlah ongkos yang kamu dapatkan harus dilebihkan dengan menambah rerata inflasi untuk tiap tahunnya.

Karena itu, uang yang telah kamu mengumpulkan tidak kurang bila telah waktunya kamu pakai.

Cuma Punya Satu Rekening

Kesalahan seterusnya yang penting kamu jauhi dalam kumpulkan dana pengajaran anak ialah cuman punyai satu rekening untuk menabung dana pengajaran dan beragam kepentingan lain, misalnya untuk berbelanja, untuk dana genting, dan lain-lain.

Kemungkinan kamu berpikiran, ini langkah yang ringkas. Tetapi, sayang, ini malah akan membuat gagasan keuanganmu jadi kacau-balau.

Bukan mustahil, dana pengajaran malah akan kepakai untuk berbelanja beberapa barang lain, sampai pada akhirnya arah keuangan yang perlu nominal besar ini menjadi tidak terwujud.

Baca Juga:  Jenis Pengeluaran Rumah Tangga Tahunan

Seharusnya, pisah rekening dana pendidikan dengan rekening untuk keperluan lain. Dengan begitu, uang tabunganmu tidak tercampur dengan uang lain untuk penuhi keperluan setiap hari.

Tidak Investasi

Mungkin kamu sebagai type orang yang anti-investasi. Tetapi, untuk dana pengajaran, ini kemungkinan harus kamu pikirkan ulangi.

Ingat, dalam rencana dana pengajaran, ada factor inflasi yang perlu kamu pertimbangkan juga. Jika cukup dengan menabung saja, dana yang kamu mengumpulkan pasti terkikis dan dapat kalah oleh inflasi.

Dengan investasi, kamu dapat memperoleh semakin banyak keuntungan dibanding kamu cuman menabung saja.

Tetapkan horizon waktu kamu perlu investasi. Dengan begitu, kamu
bisa hitung, berapa besar kamu harus menabung dan melakukan investasi tiap bulannya.

Ada beberapa instrument investasi yang dapat diputuskan, dan ialah penting untuk kamu untuk mengenalnya, supaya selanjutnya kamu dapat sesuaikan dengan arah dan periode waktunya. Ada saham, reksa dana, sampai obligasi negara retail (ORI).

Tidak Membuat Anggaran

Tidak memiliki anggaran menabung dan melakukan investasi pada awal dapat menjadi pemicu dana pengajaran yang tidak terwujud.

Mengakibatkan, kita hanya dapat menabung di bulan akhir dengan tersisa dari uang upah yang sudah dipakai. Which is akan semakin banyak tidak ada bekasnya.

Jadilah tidak dapat menabung atau melakukan investasi. Nah loh. Untuk menghindar hal itu, anggarkanlah uang untuk ditabung atau diinvestasikan pada awal bulan.

Yakinkan semua pos telah berisi dengan dana yang dari pendapatanmu
sepanjang sebulan.

Kata Penutup

Ikuti Terus Website kami mashariono, untuk kalian tahu update artikel terbaru